Jika tubuh kekurangan selenium, akan muncul beberapa masalah kesehatan misalnya kelelahan, lemah otot, gangguan kelenjar tiroid, masalah hati, gangguan reproduksi, dan lain-lain.Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian untuk selenium menurut Kementrian Kesehatan adalah: • 5 sampai dengan 17 mikrogram untuk anak kurang dari 3 tahun. • 20 mikrogram untuk anak usia 4 sampa dengan 12 tahun. • 30 mikrogram untuk pria dan wanita dewasa. • 35 mikrogram untuk ibu hamil. • 45 mikrogram untuk ibu menyusui. Sebaiknya asupan selenium yang kita konsumsi tidak melebihi 400 mikrogram, karena bisa menyebabkan keracunan. Gejala keracunan akibat kelebihan selenium di antaranya adalah rambut rontok, sakit perut, kuku muncul bercak putih, dan bisa menyebabkan kerusakan jaringan.
Jika tubuh kekurangan selenium, akan muncul beberapa masalah kesehatan misalnya kelelahan, lemah otot, gangguan kelenjar tiroid, masalah hati, gangguan reproduksi, dan lain-lain.Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian untuk selenium menurut Kementrian Kesehatan adalah:
BalasHapus• 5 sampai dengan 17 mikrogram untuk anak kurang dari 3 tahun.
• 20 mikrogram untuk anak usia 4 sampa dengan 12 tahun.
• 30 mikrogram untuk pria dan wanita dewasa.
• 35 mikrogram untuk ibu hamil.
• 45 mikrogram untuk ibu menyusui.
Sebaiknya asupan selenium yang kita konsumsi tidak melebihi 400 mikrogram, karena bisa menyebabkan keracunan. Gejala keracunan akibat kelebihan selenium di antaranya adalah rambut rontok, sakit perut, kuku muncul bercak putih, dan bisa menyebabkan kerusakan jaringan.